Keseringan Main Api, Prabowo Dan Komplotannya Akhirnya Terbakar Sendiri

Keseringan Main Api, Prabowo Dan Komplotannya Akhirnya Terbakar Sendiri


Selama ini sudah kita ketahui bersama bahwa Prabowo sangat berambisi menjadi penguasa di negeri ini. Segala macam cara Prabowo tempuh tapi tak pernah menghasilkan sesuatu seperti yang beliau idam-idamkan. 

Dengan keadaan yang selalu gagal tak sesuai harapan, orang yang terobsesi akhirnya jadi makin kalap. Mulailah cara-cara kotor menghalalkan segala cara ditempuh untuk meraih keinginannya.
Sampai di titik ini, Prabowo bersama komplotannya dengan sadar dan sengaja mulai memainkan drama yang penuh dengan akting alias kepalsuan. Berita-berita palsu alias hoax tanpa data yang jelas mulai mereka tebarkan untuk menimbulkan kegaduhan di kalangan masyarakat, dengan tujuan agar rakyat tak percaya lagi pada pemerintah.

Mulai dari isu bocornya kekayaan negara sampai akhirnya Prabowo dijuluki Prabocor saking seringnya beliau bilang bocor-bocor. Salah sendiri khan. Wekekeke…… Lalu isu Indonesia bubar di tahun 2030 berdasarkan tulisan di sebuah novel fiksi berjudul “Ghost Fleet”. Ngawurnya minta ampun khan ya. Malunya terdengar sampai ke ujung dunia.

Dilanjutkan lagi dengan isu hutang negara yang mengancam kedaulatan negara karena terus bertambah Rp. 1 Triliun setiap hari. Lucunya, terkait isu ini, Prabowo “ditabok” langsung oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla yang mengatakan bahwa kenaikan hutang Indonesia tak dihitung per hari. JK juga memastikan jika Indonesia tetap bisa membayar semua hutangnya. Nah looo…..
Yang terakhir ini malah lebih parah lagi. Kelihatan dengan jelas bahwa Prabowo makin membabi buta. Berita hoax penuh kebohongan dan kepalsuan terkait “penganiayaan” Ratna Sarumpaet diberitakan lewat konferensi pers tanpa ditelusuri kebenarannya terlebih dulu. Prabowo dan kroni-kroninya langsung ngablak koar-koar seperti biasanya.

Lucunya, sejak awal kasus “penganiayaan” Ratna Sarumpaet ini bergulir, Prabowo beserta komplotannya sudah menuduh pemerintah. Dalam konferensi persnya, Prabowo mengatakan bahwa penganiayaan terhadap Ratna adalah bentuk tekanan karena selama ini kerap mengkritik pemerintah.
Sekretaris TKN Hasto Kristiyanto sampai bereaksi keras soal ini. Menurut Hasto, kebohongan Ratna Sarumpaet yang mengaku dianiaya telah menggangu konsentrasi bangsa yang sedang berduka akibat gempa di Sulawesi Tengah. Hasto juga menganggap, Prabowo secara langsung atau tak langsung telah menuduh pemerintahan dengan kata-kata pengecut.

"Telah menuduh Pemerintahan Pak Jokowi dengan kata-kata pengecut, melakukan kekerasaan, bahkan penganiayaan terhadap ibu-ibu berusia 70 tahun yang memerjuangkan demokrasi dan keadilan. Pak Prabowo juga menuduh telah terjadi pelanggaran HAM. Rasa kemanusiaan yang seharusnya untuk korban bencana alam dikudeta menjadi rasa iba ke Ratna Sarumpaet dan tim kampanye Prabowo-Sandi dengan maksud menuduh Pak Jokowi, lalu berharap mendapat dukungan elektoral berupa simpati," kata Hasto.

Jahat sekali bukan. Dan celakanya itu semua adalah kebohongan yang memang dirancang Prabowo untuk menyerang dan menjatuhkan pemerintah. Berikut ini saya sertakan artikel yang sudah saya tulis sebelumnya untuk melengkapi pembahasan ini.

 Apresiasi setinggi-tingginya pada pihak kepolisian yang bergerak cepat hingga menghasilkan investigasi yang justru mengungkap, bahwa ini semua adalah kebohongan yang dilakukan Ratna Sarumpaet yang disebarkan Prabowo Subianto beserta gerombolannya. Siapa sajakah komplotan mereka??? Mereka lagi ya mereka lagi. Berikut ini saya sertakan beberapa cuitan Koalisi Hoax Prabowo di medsos.





Sekarang nyata sudah bahwa Ratna Sarumpaet hanyalah kaki tangan sebuah konspirasi besar dari Prabowo Subianto dan gerombolannya, dalam usaha mereka membangun kampanye dengan kebohongan dan kepalsuan. 

Mengerikan sekali bukan. Sementara penampilan mereka selama ini begitu religius merasa paling suci. Ujung-ujungnya mereka sendiri melupakan dengan sadar bahwa berbohong adalah salah satu perbuatan dosa yang upahnya adalah neraka.

Sekarang, mari kita bayangkan bersama. Saking berambisinya berkuasa, api siksa nerakapun tak dihiraukan oleh mereka. Sudah bisa dipastikan orang-orang semacam pasti tega dan bisa melakukan apa saja untuk meraih semua ambisinya yang sudah jelas menguntungkan pribadi dan golongannya saja. 

Lalu rakyat dapat apa??? Rakyat cuma akan dapat kesengsaraan dan penderitaan melihat orang-orang jahat dan tega ini berpesta pora. Warga Palu, Donggala dan sekitarnya sudah menjadi korbannya. Penderitaan mereka dikudeta menjadi rasa iba ke Ratna Sarumpaet dan tim kampanye Prabowo-Sandi. Benar-benar jahat dan licik.

Dengan fakta-fakta yang sudah Tuhan bukakan dengan jelas terang benderang seperti ini, semoga mata jasmani dan mata hati seluruh rakyat Indonesia bisa terbuka dan mengerti, bahwa kubu Prabowo-Sandi adalah pabrik kepalsuan dan kebohongan. 

Gusti ora sare. Akibat keseringan main api kebohongan dan kepalsuan yang terus diulang-ulang dari waktu ke waktu, sekarang Prabowo dan komplotannya akhirnya terbakar sendiri dalam api kebohongan dan kepalsuan mereka. 

Orang baik dan waras pasti tak akan mau mendukung yang namanya Koalisi Hoax penuh kepalsuan dan kebohongan. #JokowiLagi

Sumber : https://seword.com/politik/keseringan-main-api-prabowo-dan-komplotannya-akhirnya-terbakar-sendiri-Xtis3wwNV

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Keseringan Main Api, Prabowo Dan Komplotannya Akhirnya Terbakar Sendiri"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel