Iklan

Prabowo Lantik Sembilan Pejabat Negara, Maruli Jadi Wakil Panglima TNI dan Tandyo KSAD

Bagian dari penataan jabatan pemerintahan pada masa kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto

Img 20261016 Wa0028
Img 20261016 Wa0028

BACABERITA.NET | JAKARTA- Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melantik sembilan pejabat tinggi negara di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/10/26). Pelantikan tersebut mencakup jajaran pimpinan TNI, empat wakil menteri, serta pimpinan lembaga pemerintah yang menangani penanggulangan bencana dan pengelolaan gambut serta mangrove.

Rangkaian pelantikan ini ditandai dengan pengucapan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo, dilanjutkan penandatanganan berita acara pelantikan. Pengangkatan para pejabat tersebut didasarkan pada keputusan presiden sesuai dengan jabatan masing-masing.

Maruli Simanjuntak Jadi Wakil Panglima TNI

Salah satu keputusan penting dalam pelantikan tersebut adalah pengangkatan Jenderal TNI Maruli Simanjuntak sebagai Wakil Panglima TNI merangkap Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil.

Pengangkatan Maruli sebagai Wakil Panglima TNI didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 105/TNI Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Wakil Panglima Tentara Nasional Indonesia merangkap Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil.

Dengan penugasan baru tersebut, Maruli meninggalkan jabatan sebelumnya sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).

Img 20261016 Wa0029

Tandyo Budi Revita Dilantik sebagai KSAD

Presiden Prabowo juga melantik Jenderal TNI Tandyo Budi Revita sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD). Tandyo menggantikan Maruli Simanjuntak yang mendapat penugasan baru sebagai Wakil Panglima TNI.

Pengangkatan Tandyo didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 106/TNI Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Staf Angkatan Darat.

Dalam sumpah jabatannya, Tandyo menyatakan komitmen untuk setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia, menjalankan peraturan perundang-undangan, serta menjunjung tinggi Sapta Marga dan Sumpah Prajurit.

Usai pelantikan, Tandyo menyampaikan bahwa sejumlah program strategis pemerintah yang melibatkan TNI Angkatan Darat menjadi perhatian untuk segera ditindaklanjuti. Program tersebut antara lain Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Sekolah Rakyat, dan ketahanan pangan.

Img 20261016 Wa0032

Empat Wakil Menteri Resmi Dilantik

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo melantik empat wakil menteri untuk memperkuat pelaksanaan tugas pemerintahan pada sejumlah kementerian.

Keempat pejabat tersebut adalah:

1. Marsekal TNI Yusuf Jauhari, sebagai Wakil Menteri Pertahanan bidang Logistik, Industri Pertahanan, dan Teknologi.

2. Jenderal TNI Richard Taruli Horja Tampubolon, sebagai Wakil Menteri Pertahanan bidang Strategi, Doktrin, dan Pembangunan Kekuatan.

3. Alim Setiawan Slamet, sebagai Wakil Menteri Pertanian.

4. M. Maulana Bungaran, sebagai Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Pengangkatan empat wakil menteri tersebut didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 42/M Tahun 2026 tentang Pengangkatan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih Periode Tahun 2024–2029.

Dua wakil menteri ditempatkan di Kementerian Pertahanan, sedangkan masing-masing satu pejabat mengisi posisi wakil menteri di Kementerian Pertanian serta Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Penempatan tersebut mencakup bidang dukungan logistik dan teknologi pertahanan, strategi pertahanan, pembangunan sektor pertanian, serta penyelenggaraan urusan imigrasi dan pemasyarakatan.

Kristomei Sianturi Pimpin BNPB

Di bidang penanggulangan bencana, Presiden Prabowo melantik Letnan Jenderal TNI Kristomei Sianturi sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

BNPB merupakan lembaga pemerintah yang bertugas mengoordinasikan penyelenggaraan penanggulangan bencana, mulai dari tahap prabencana, tanggap darurat, hingga pascabencana.

Kepemimpinan baru di BNPB diharapkan memperkuat koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait, pemerintah daerah, serta unsur penanggulangan bencana dalam menghadapi berbagai risiko bencana di Indonesia.

Pimpinan Baru Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove

Presiden juga melantik Prof. Dr. Satyawan Pudyatmoko sebagai Kepala Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN), serta Mayjen TNI Sriyanto sebagai Wakil Kepala BPGMN.

Lembaga tersebut berkaitan dengan upaya pengelolaan dan pemulihan ekosistem gambut serta mangrove. Kedua ekosistem itu memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan, mendukung keanekaragaman hayati, dan mengurangi risiko kerusakan lingkungan.

Kepemimpinan baru diharapkan memperkuat pelaksanaan program pengelolaan dan pemulihan ekosistem, termasuk upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan serta rehabilitasi kawasan yang mengalami kerusakan.

Penataan Jabatan di Sejumlah Sektor Strategis

Secara keseluruhan, sembilan pejabat yang dilantik menempati posisi strategis di bidang pertahanan, pertanian, imigrasi dan pemasyarakatan, penanggulangan bencana, serta pengelolaan lingkungan.

Pelantikan tersebut menjadi bagian dari penataan jabatan pemerintahan pada masa kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Para pejabat yang dilantik diharapkan menjalankan tugas sesuai kewenangan masing-masing dan mendukung pelaksanaan program pemerintah.

Sumber: Sekretariat Negara Republik Indonesia dan Sekretariat Kabinet Republik Indonesia, publikasi resmi pelantikan pejabat pada 15 Oktober 2026.

banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *